willis sadar dirinya berpenyakit Alzhiemer dan ingatannya akan hilang. ia takut kelak tak bsa mngenali anak dan istrinya lagi sehingga ia mulai menulis di catatan hariannya demikian: " sayang, akan tiba harinya aku lupa segalanya. tidak mengenalimu dan anak-anak, meski kalian dekat dnganku. saat itu terjadi maafkanlah aku! ingatlah, aku mengasihimu"
esoknya sang istri membaca tulisannya dengan perasaan haru dan menangis. ia menulis di bawahnya" syang, jika semua itu terjadi, akuakan tetap merawatmu. engkautelah melamarku dan setai di sampingku puluhan tahun. aku megasihimu bukan kerena engkau mengingatku namun karena aku mengingatmu."
dari perumpamaan di atas betapa indah nya pasangan yang saling memberi dorongan semangat. dengan kata2 yang pnuh kasih, merka bertolong2 menanggung beban. sayangnya di dunia ini banyak orang yang lebih suka meluncurkan krirk pades yang melumpuhkan.
mengapa??????????
karena dengan bertindak kasar, kita menempatkan diri seolah2 kita lebih baik dan lebih berarti.
kritik pedas itu menghancurkan!!!!!!!!!
hnya kata2 penuh kasih yang dapat memulihkan.
orang2 di sekitar kita kata2 pendorong semangat.
sudahkah kita memberikannya????????
mari kita gunakan lidah kita untuk menguatkan seseorang hari ini.
Kamis, 11 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar